About the competition
Diplomat Success Challenge merupakan ajang pencarian calon pengusaha andal dengan ide bisnis paling brilian. Dalam ajang ini, peserta harus mengirimkan proposal ide bisnis untuk kemudian disaring oleh tim seleksi. Calon peserta dan proposalnya yang lolos di penyeleksian akan diikutsertakan ke tahap berikutnya. Di tahap ini para peserta memiliki sebutan baru, yaitu Challenger.Untuk sampai ke puncak kesuksesan, para Challenger harus melalui berbagai tantangan. Tantangan-tantangan diadakan di beberapa kota di Indonesia. Di kota-kota inilah Challenger akan diuji Kepiawaiannya, Pemahamannya dan Personanya dalam menghadapai tantangan-tantangan yang diberikan oleh panitia.
Challenger dengan proposal dan nilai terbaik akan mendapatkan modal usaha SETENGAH MILYAR RUPIAH!
Masing-masing Challenger akan mendapatkan poin atau penilaian di setiap tantangan. Para penilai terdiri dari tiga juri, Surjanto Yasaputera (PT Gelora Djaja), Helmy Yahya (Pebisnis dan Entertainer) dan Antarina S. F. Amir (Pebisnis dan Akademisi).
Anda tertantang untuk menjadi pengusaha ANDA? Tulis proposal ide bisnis terbaik dan kirim sekarang juga!
Board of Commisioner 
Chief Board of Commisioner
.jpg)
Surjanto Yasaputera merupakan seorang profesional di bidang pemasaran dengan pengalaman lebih dari 18 tahun, yang sudah begitu memahami karakteristik masyarakat dan konsumen Indonesia.
Pemahaman akan konsumen Indonesia dibuktikan dengan keberhasilannya membangun merek-merek besar di lingkungan PT Gelora Djaja, seperti Wismilak dan Galan.
Berkat kepiawaiannya, Pak Sur, begitu panggilannya, kini menduduki posisi penting di manajemen Wismilak Group dan ia juga memiliki komitmen besar untuk menjadikan Diplomat sebagai merek yang memiliki andil besar dalam membangun bangsa.
Pria berjulukan Raja Kuis dan Raja Reality Show ini lahir di Palembang 48 tahun silam. Dia adalah lulusan Sekolah Tinggi Akuntasi Negara dan kemudian melanjutkan pendidikannya ke University of Miami di Florida untuk mengambil Master of Professional Accounting. Kini ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Triwarsana, Presiden Komisaris PT DAD (Event Organizer) dan beberapa jabatan di perusahaan lainnya.
Helmy Yahya sering kali diminta menjadi pembicara di berbagai perusahaan, di lingkungan akademisi, mahasiswa dan komunitas bisnis dengan materi bahasan mulai dari Motivation sampai Customer Satisfaction.
Sepanjang karirnya, Helmy Yahya telah mendapatkan puluhan penghargaan. Salah satunya adalah sebagai Presenter Kuis Pria Terbaik (2001 & 2002). Pengharagaan juga diperoleh acara kuis yang dibawakannya, seperti Kuis Terbaik untuk Siapa Berani dan Reality Show Terbaik untuk Bedah Rumah. Selain penghargaan di bidang entertainment, Helmy Yahya juga memegang 25 Rekor MURI, gelar Tokoh Paling Kreatif 2004, Tokoh The Most Powerful Idea in Business 2004 dan 2005 versi Majalah Swa dan beberapa penghargaan lainnya yang membuktikan kepiawaiannya sebagai pengusaha andal.
Antarina SF Amir adalah Managing Director sekaligus pendiri HighScope Indonesia. Setelah mendapatkan Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Antarina SF Amir meneruskan pendidikannya dan memperoleh 3 gelar Master yaitu Master of Business Administration dari Pennsylvania University, Master of Business Administration dari Pittsburgh University dan Master of Science dari Pittsburgh University.
Pada tahun 1996, ia membuka Sekolah HighScope Indonesia di wilayah Pondok Indah Jakarta Selatan, hanya dengan 8 orang murid untuk program Early Childhood. Dengan berbekal keinginan yang kuat, Sekolah HighScope Indonesia telah berkembang pesat hingga mempunyai 10 unit sekolah yang tersebar di Jakarta, Bandung, Bali dan Medan. Visinya adalah menjadikan pendidikan di Indonesia berorientasi pada sisi akademik dan juga pembangunan karakter.
Prestasi yang diraih Antarina selama mengembangkan HighScope Indonesia antara lain sebagai Finalis Ernst & Young – Entrepreneur Of The Year Award 2010 dan meraih penghargaan Asia Pacific Entrepreneur Award 2009.
IPMI (Insititut Pengembangan Manajemen Indonesia) adalah sekolah bisnis independen, lembaga nirlaba yang memiliki tujuan untuk membangun pendidikan binsis manajemen dan penelitian sejak 1984.
IPMI merupakan sekolah bisnis pertama di Indonesia yang menawarkan program MBA dengan menggunakan medote Harvard Case Study dan pengantar belajar bahasa Inggris. Sejak 1985 Sekolah Bisnis IPMI telah mencetak lebih dari 2000 lulusan MBA/MM yang berkualitas, sehingga menjadikan IPMI sebagai salah satu Sekolah Bisnis terbaik di Indonesia.
Hasil kerja keras Sekolah Bisnis IPMI telah membuahkan hasil, yaitu mendapatkan penghargaarn berupa Top Three Excellent Business School (2010), 1st Winner Regional Business Case Competition (2010), 1st Winner Business Simulation Competition (2010) dan beberapa penghargaan lainnya.
Peraturan dan Tata Cara Kompetisi 
A. Judul Kompetisi : “DIPLOMAT SUCCESS CHALLENGE” - Season 2
B. Tujuan Kompetisi
- Menarik minat masyarakat untuk mengembangkan ide-ide bisnis yang kreatif.
- Memberikan kesempatan kepada mereka yang ingin menjadi wirausahawan, untuk merealisasikan ide bisnis kreatifnya.
- Menekankan dan mengembangkan unsur kompetisi para calon wirausahawan dalam dunia usaha.
C. Pesan Moral
Kompetisi ini memiliki pesan moral dan dorongan sebagai berikut :
- Lakukan segera, apa yang menurut anda terbaik pada kesempatan pertama (Go Action!).
- Kembangkan terus kegiatan yang telah dilakukan pada kesempatan-kesempatan selanjutnya.
- Tumbuh kembangkan hasrat dan daya saing dalam dunia persaingan dengan baik dan benar dalam dunia usaha.
D. Kepesertaan.
Kompetisi ini terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia, baik pria maupun wanita dengan syarat-syarat sebagai berikut :
- Berkeinginan untuk berwirausaha atau yang sudah menjadi wirausaha pemula.
- Berdomisili di Indonesia.
- Usia 20 s/d 40 tahun.
- Sehat jasmani dan rohani serta terbebas dari narkoba.
- Tidak memiliki hubungan kekeluargaan, kepegawaian atau bisnis selama 1 (satu) tahun terakhir dengan pihak penyelenggara kompetisi antara lain dengan:
- PT. Gelora Djaja dan Wismilak Group
- PT. Matari Advertising.
- Anala - DayDreams
- IPMI Business School
- MetroTV.
- Pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan, produksi, distribusi atau pengesahan lain dari DSC.
E. Pengiriman Dokumen Kompetisi.
Dokumen-dokumen untuk mengikuti kompetisi sudah harus diterima oleh penyelenggara selambat-lambatnya tanggal 29 Agustus 2011
Dokumen-dokumen tersebut terdiri atas:
- Formulir pendaftaran dan deskripsi proposal dalam bahasa Indonesia (format disediakan oleh panitia dan dapat diakses melalui situs: http://www.wismilak-diplomat.com).
- File fotokopi KTP / Passport (maksimal 200 kb, format JPG).
- File foto setengah badan dan seluruh badan (masing-masing maksimal 200 kb, format JPG).
- Pengiriman dokumen dapat juga dilakukan secara offline yang disampaikan dalam bentuk CD atau sejenisnya, dikirim ke alamat PO BOX 7145 JKS CL
F. Proposal.
- Setiap peserta hanya diperkenankan mengirimkan satu proposal dengan uraian sebagai berikut :
- Judul.
- Ringkasan ide bisnis.
- Gambaran singkat produk atau jasa yang ditawarkan.
- Potensi dan segmentasi pasar.
- Strategi pemasaran.
- Analisa keuangan.
- Orisinalitas.
Semua proposal yang diikutsertakan dalam kompetisi harus orisinal dan milik / ciptaan sendiri dan bukan merupakan proyek atau bagian dari proses studi / perkuliahan. Bila kemudian diketahui melanggar salah satu atau beberapa hal diatas, maka peserta akan didiskualifikasikan dari kompetisi ini. - Hak cipta.
Pelanggaran atas hak cipta milik pihak ketiga mengakibatkan peserta secara otomatis didiskualifikasi dari kompetisi ini. Bila ada klaim dari pihak pemegang / pemilik hak cipta maka hal itu adalah tanggung jawab dari peserta termasuk biaya-biaya yang timbul. Hak cipta dari ide bisnis yang diikutsertakan dalam kompetisi ini tetap menjadi milik peserta. - Seleksi Proposal/Peserta.
Hasil seleksi proposal yang dilakukan oleh panitia seleksi adalah keputusan final yang tidak dapat diganggu gugat.
Tahapan-tahapan seleksi proposal adalah sebagai berikut :
a. Proposal-proposal yang diterima panitia sampai batas akhir pendaftaran akan dipilih melalui seleksi tahap pertama menjadi 200 (dua ratus) proposal. Tahap seleksi kedua akan dilakukan di di 4 kota. Dari seleksi tersebut akan dipilih 10 (se puluh) proposal hasil seleksi tahap kedua yang berhak mengikuti seleksi tahap selanjutnya.
b. Finalis yang berjumlah 10 (sepuluh) peserta tidak boleh memberikan informasi dalam bentuk apapun, melalui media apapun, tentang hasil yang diperoleh dalam program ini
c. 10 (sepuluh) proposal hasil seleksi tahap kedua akan disaring/diseleksi selanjutnya oleh Dewan Komisioner menjadi 8 (delapan) proposal. Seleksi untuk memperoleh 8 (delapan) proposal dilakukan oleh panitia seleksi dengan menilai tahap penyelesaian soal dan presentasi peserta. Laptop dan LCD proyektor disediakan oleh penyelenggara. Materi presentasi harus disiapkan oleh peserta dalam format Microsoft Office (Powerpoint, Word, Excel, PDF, dll.) atau Adobe Flash.
d. 8 (delapan) proposal yang lolos seleksi tahap ke tiga akan mengikuti program Market Challenge ke 3 (tiga) kota yang disetiap kota akan ada proses eliminasi hingga mencapai tahap grand final.
G. Penjurian
Keputusan penjurian oleh Dewan Juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Penilaian oleh Dewan Juri dilakukan melalui diskusi, debat, ujian / soal, dan game.
H. Pemenang dan Hadiah.
- Dari kompetisi ini akan terpilih seorang pemenang.
- Pemenang akan mendapat hadiah sebesar Rp. 500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).
- Pajak – pajak atas hadiah, termasuk tapi tidak terbatas pada pajak dikenakan atas hadiah, ditanggung oleh pemenang.
- Hadiah yang diperoleh oleh pemenang harus dijadikan modal oleh pemenang untuk mewujudkan atau mengembangkan ide bisnis kreatifnya, yang harus dipertanggungjawabkan olehnya kepada PT Gelora Djaja selaku sponsor utama event DSC. Untuk itu pemenang harus membuat surat pernyataan.
- Pemenang harus bersedia menjadi brand ambassador “Wismilak Diplomat” tanpa kompensasi. Untuk itu pemenang harus membuat surat pernyataan.
I. Lain-lain.
Hak siar program.
Sepanjang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku, peserta menyetujui pengambilan gambar selama berlangsungnya penyelenggaraan kompetisi dan penyelenggara berhak menyiarkan sebagian atau seluruhnya tanpa memberikan kompensasi kepada peserta.




