Olahraga Squash Untuk Pemula

Olahraga Squash Untuk PemulaSquash merupakan permainan yang sulit untuk dimainkan, karena pemain dituntut untuk memiliki kekuatan, kecepatan, sekaligus strategi yang baik. Sekilas squash mirip dengan tenis, bedanya tenis dimainkan pada lapangan outdoor dan luas, sementara squash di lapangan indoor dan lebih kecil, yang paling terlihat perbedaannya adalah pemain squash tidak berhadap-hadapan.

Panjang dan lebar lapangan squash berukuran 9,75 m x 6,4 m, biasanya lapangan squash berada didalam gym, fitness center, atau stadion. Lapangan squash umumnya terbuat dari kayu, sehingga sepatu squash tidak meninggalkan bekas di lantai.

Pada squash peralatan yang dibutuhkan adalah bola, raket, dan sepatu. Untuk jenis bola pada olahraga squash, dibedakan dengan titik berwarna, yaitu: kuning, putih, merah, dan biru. Warna kuning menandakan bola memiliki jenis pantulan lambat, warna putih bola memiliki jenis pantulan agak lambat, warna merah memiliki jenis pantulan agak cepat, sedangkan biru memiliki jenis pantulan cepat. Ciri khas bola squash adalah semakin dipukul, bola tersebut akan semakin panas, sehingga pantulannya pun semakin cepat.

Raket squash terbuat dari graphite, titanium, atau campuran keduanya. Tiap raket memiliki berat, keseimbangan, dan kekuatan dalam menahan getaran yang bervariasi. Untuk pemain pemula sebaiknya menggunakan raket yang agak berat, karena raket yang ringan membutuhkan tenaga yang lebih besar. Ukuran grip(pegangan) raket squash umumnya sama dan bisa diganti atau disesuaikan dengan ukuran telapak tangan.

Perlengkapan yang juga penting dalam melakukan squash adalah google(pelindung mata). Di luar negeri pemain pemula maupun profesional diwajibkan memakai google agar terhindar dari cedera mata. Teknik permainan yang stop-go(bergerak dan berhenti mendadak untuk mengejar bola) sama dengan tenis dan bulu tangkis. Untuk istilah pukulan yang digunakan pada squash juga sama dengan tenis dan bulu tangkis, yaitu forehand, backhand, lop, overarm, service, dan volley. Pada sistem penilaian, pemain yang lebih dulu memenangkan 3 dari 5 set permainan adalah pemenangnya. Permainan berakhir saat salah seorang pemain mendapat 9 poin.

Permainan squash Amerika berbeda dengan squash internasional. Pada squash Amerika, bola yang digunakan lebih keras, lebar lapangan lebih kecil, yaitu 5,49 meter, angka kemenangan 15-21, nilai juga bisa diberikan kepada pemain yang tidak melakukan service(point a rally), sedangkan di Indonesia sendiri mengikuti peraturan internasional.

Jika Anda memainkan olahraga squash dengan tujuan fun dan untuk menjaga kebugaran tubuh saja, squash bisa dilakukan seorang diri.

Share at :

 

 

 

 

 

Available Now  

Fans Pages