
Setelah lulus SMA pada tahun 2005, ia menghadapi kesulitan perekonomian keluarga. Kondisi ekonomi keluarga yang berat ditambah tidak memiliki figure seorang Ayah, ternyata mampu membangkitkan jiwa bisnis seorang Reza Nurhilman. Impian untuk hidup enak bersama dengan orang yang ia sayangi pun menciptakan sebuah ide berbisnis Maicih.
Semangat dan berpikir positif merupakan keyakinan yang dimiliki Reza untuk terus melangkah menjalankan bisnis. Selain menjalankan Maicih, pebisnis muda ini juga sering mengisi seminar atau talkshow kewirausahaan di sekolah, kampus maupun di beberapa event organizer. Tak hanya itu, semangat dan cerita kesuksesannya juga ia bagi di kegiatan departemen pemeritahan sebagai pembicara atau motivator. Hal itu Reza lakukan agar orang-orang yang mendengar ceritanya terinspirasi untuk mengejar mimpi mereka.
"Totalitas, Loyalitas, Sinergi dan Believe!"
Demi kebahagiaan keluarganya, Reza pun memupuk seluruh semangat yang ia miliki untuk menjalankan semua usahanya hingga kini. Melalui bisnis Maicih, Reza pun tak ragu menyebutkan apa saja yang berhasil diraihnya. Contohnya, saat ini Reza telah berhasil mensejahterakan agen-agennya, memiliki rumah impian, mobil-mobil impian dan mampu menghidupi keluarga besarnya.
Tentu semua pencapaiannya ini tidak ia raih begitu saja. Sama seperti pebisnis lainnya, Reza pun menemukan banyak kendala dalam mengembakan bisnisnya. Virus of mind, begitulah Reza menyebutnya. Virus-virus di dalam pikiran bisa saja menjadi hambatan bagi mindset-nya untuk menjalankan usaha ini. Cacian dan hinaan yang diterima justru menjadi cambuk baginya untuk bekerja lebih keras, berpikir positif dan berusaha untuk tetap fokus.
Bagi Reza, sukses itu adalah ketika ia berhasil mensejahterakan orang-orang di sekitarnya. Semua yang dilakukan tidak boleh setengah-setengah, apalagi patah semangat. Reza selalu menekankan kata totalitas di jawaban-jawabannya kepada Tim Wismilak Diplomat. Reza terinspirasi oleh Richard Brenson, karena tokoh ini memiliki prinsip kuat yang mampu menginspirasi para pebisnis muda atau pemula dalam menjalani usahanya hingga sukses seperti sekarang. “Hilangkan virus of mind dan semua ungkapan negatif, konsisten dengan yang akan dijalani, fokus dan totalitas! Terutama believe!” ujar Suami dari Lyrra Nursagita ini.


